Thursday, April 14, 2005

Saatnya Kita Berpisah

Telah kukatakan sebelumnya
Semenjak kau jadi kekasihku
Kalau aku tak bisa menyintaimu
Sebaik kekasihmu dulu

Semestinya kau tak mencintaiku
Setelah kau tau jawabku
Tapi kenapa kau terus menjalinnya
Yang ada hanya dusta

Aku tak ingin lagi ada rasa sakit diantara kita
Aku ingin katakan sejujurnya
Aku tak semestinya memberikan cinta
Pada dirimu adinda
Kini saatnya kita berpisah
Biarkan meninggalkan luka
Untuk menggapai bahagia

Aku Tak Bisa Mencintaimu Lagi

Aku tak ingin mengulang cerita ini
Kepedihan yang akan terasa
Berjuta cerita cinta telah kita jalin mesra
Haruskah berakhir tanpa sisa

Sesungguhnya aku tak inginkan ini
Terjadi pada dirimu kasih
Aku tak ingin membuatmu sedih
Tapi aku kini ingin sendiri

Bukan karena cinta yang lain Aku memutuskan ini
Tapi aku tak ingin membuatmu terluka lebih dalam
Karena aku tak bisa mencintaimu lagi

Friday, February 25, 2005

Feathers & Down

So you trying to do what they did
Your friends that turn to liquid
And got lost in the see
And now you’re drowning me
With your talk of full eat clovers
You turn to rocks and no man
To be the ambient harm
But it’s bruising your karma

Oh I wish my arms were wider
I wish that I could hide you
So you can rest and repair
Without the blanket of sorrow
The thick and the grey
Your blanket of wool
So heavy and stain
And it only weighs you down

So you thought that getting sober
Would mean your life was over
I don’t think it’s that bad
I don’t think it’s that sad
Just you sleep a little baby
Leave the world alone and later

If you wake up alive
That old blanket of sorrow
Could be feathers and down
Your blanket of wool
Would leave you alone
And I can love you till you drown

Come to me let’s drown
Come baby let’s drown
In feathers and down

(Take from: Feathers & Down-The Cardigan)

Menjelang Subuh (Kangen)

Pagi ini aku nggak bisa tidur sama sekali
Abis nonton Spanglish dengan ditemani kopi cream vanila, bikin mata segar kembali
Tapi efeknya, abis film itu aku jadi kangen kamu
Nggak heran kalo aku cepet-cepet ke meja komputer
Buat apa? menuangkan rasa kangenku padamu
Mau nelpon, kasihan kamu pasti lagi lelapnya tidur
Dengan ditemani lagu Everytime You Go Away-nya Brian McKnight, akhirnya aku tulis rasa kangenku ini...

Aku kangen bibir indahmu
Aku kangen cerita harianmu
Aku kangen sama wajah cubymu
Aku kangen sama renyah senyummu
Aku kangen sama bau tubuhmu
Aku kangen kamu...

Kau Wanita Terindahku

Kilau matamu telah memancarkan keindahan surgawi
Bersamamu aku telah menemukan sejuta makna kehidupan
Yang belum pernah terkuak sebelumnya
Pesonamu telah membukakan pintu kenikmatan yang belum pernah aku rasakan
Bersama kelembutan hatimu, kita jelajahi setiap jengkal keindahan kehidupan
Kesegaran nafasmu memberikan keharuman yang tiada matinya
Kaulah wanita terindahku yang baru kutemukan

Kematian kecil yang pernah kita alami ingin kuulang kembali
Seperti lagu kenangan yang pernah kita rekam
Petualangan cinta yang pernah kita jalani ingin kuciptakan kembali
Seperti patung pasir yang pernah kita buat di pantai impian
Kaulah wanita terindahku
Kaulah kado terindahku dari Tuhan...

Friday, January 14, 2005

Sebelum Terlambat

Haruskah Kukatakan sekarang juga
Haruskah Kutanyakan saat ini juga
Apakah dia cinta
Setulus hatinya

Tidak pernah aku nyatakan sebelumnya
Tidak pernah aku tanyakan sebelumnya
Apakah dia menerima
Seputih cintanya

Bukan maksudku untuk menunda
Bukan maksudku mengantungkan cintanya
Tapi aku sudah menyatakan lewat sikap tanpa kata
Masih perlukah aku mengatakannya?

Sebelum terlambat
Aku harus mengikat
Tali cintanya
Lewat kata-kata bukan sikap saja

Friday, January 07, 2005

Pagi Ini Saat Hatiku Tak Ada

Pagi ini aku berangkat terlalu dini
Menenteng tas berisi CD dan beberapa majalah seperti biasa
Aku pun naik bus patas jurusan Grogol
Pengamen pun akhirnya masuk satu persatu
Menyanyikan berbagai lagu dari Peterpan sampe lagu Iwan Fals
Tapi aku tak menggubrisnya
Karena aku terus mendengarkan musik dari discman-ku

Berikutnya masuk pengemis tua yang mengaku tak makan seharian
Tapi aku pun tak punya niat buat memberikan sekeping uangku
Bahkan sampe saat turun pun aku lupa bayar bus-ku
Dalam hati pun aku merasa uang dalam kantongku tak berkurang sesenpun
Ketika siang itu di kantor aku mau makan
Aku mengeluarkan dompetku
Ternyata udah nggak ada dalam saku celana belakangku...

Aku Bukan Don Juan

Kewajaran hati telah terbukti
Membuai setiap insani
Tanpa sadar bisa menaklukkan cinta
Pada setiap umat manusia

Kedalaman cinta telah teruji
Menyelami setiap hati suci
Tanpa sadar mendatangkan banyak cinta
Pada setiap umat manusia

Janganlah heran kalau diriku dikurung cinta
Janganlah bertanya kalau aku banyak cinta
Karena aku sedang diterjang badai cinta
Karena aku sedang terperangkap dalam gua asmara
Makanya jangan sebut aku Don Juan
Karena suatu saat kau akan mengalaminya

Puaskah Kamu???

Saat kau bisa hempaskan aku
Saat kau bisa melupakan aku
Saat kau bisa memutuskan aku
Saat kau pergi jauh dariku
Puaskah kamu?

Kala kau tak membuka hatimu
Kala kau tak menjawab tanyaku
Kala kau tak ada di sampingku
Kala kau tak datang lagi padaku
Puaskah kamu?

Tapi jangan salah
Aku lebih puas darimu
Sebenarnya karena aku tak punya cara lagi
Untuk berpindah dari hatimu
Puaskah kamu?

Thursday, January 06, 2005

Sempurnakan Aku

Aku bagai awan tanpa hujan
Bagai ombak tak bergelombang
Sengsara hati melingkupi diri
Karena cinta telah pergi

Aku bagai malam tanpa bintang
Bagai rembulan tak bersinar
Hampa jiwa membujur sepi
Karena cinta telah mati

Kini pintaku
hanya satu...

Sempurnakan aku dengan tulus cintamu
Sempurnakan aku dengan belai kasihmu
Sempurnakan aku dengan segenap doamu
Sempurnakan aku dengan keindahan parasmu




Ketika Cinta Itu Datang

Kau menyambutnya bak pesta
Membuncah hati penuh suka cita
Kau lalu lupakan aku
Temanmu

Melambung bersama impianmu
Lewati hari indah berdua cintamu
Kau pun tak ingat
Ada Sahabat

Tapi itu bukan salahmu
Cinta memang membutakan mata
Dunia hanya milik berdua
Tak mungkin untuk bertiga

Dimana Kau Kini

Telah lama kucari sampai hari ini
Kapan dan dimana harus kudapatkan lagi
Secerah mentari
Sesegar embun pagi
Dimana kau kini

Bahagia yang lama kudamba
Kapan dan dimana kan kutemukan
Seterang rembulan
Pancaran sang bintang
Dimana kau kini

Ingin Kuselami hari-hari indah bersamamu
Tapi tak dapat kukejar bayangan dirimu
Bebaskanlah impianku padamu
Biarlah kau pergi kemana maumu
Tak akan kubertanya lagi
Dimana kau kini

Sunday, January 02, 2005

Ayah

Di tahun baru ini banyak peristiwa yang menghampiriku
Di saat malam sehabis tahun baru aku menerima kabar ayah temanku meninggal dunia
Belum sempat aku melayat, besok paginya ayah temanku yang lain juga meninggal dunia
Semua kabar itu aku dengar lewat teman-temanku
Aku langsung teringat kejadian sebelas tahun yang lalu saat ayahku meninggal
Aku nggak sempat menemuinya saat ajal menjemputnya
Aku nggak sempat minta maaf atas kesalahan semua yang telah aku lakukan
Penyesalan pun baru datang ketika itu

Di TV aku juga melihat banyak anak-anak yang ditinggalkan ayahnya karena bencana Tsunami
Aku juga melihat banyak penyesalan setelah itu
Apakah penyesalan baru datang setelah kita ditinggalkan?

Dedicated : Almarhum Ayahku...

Friday, December 31, 2004

Waktu Itu

Waktu itu,
Saat aku tak membalas sms
Saat aku tak menjawab telponmu
Saat aku tak mau menemuimu
Saat aku merasa berdosa untuk bertatap muka denganmu
Aku menyesal kini

Waktu itu,
Saat aku menerima cinta yang lain
Saat aku memberi harapan padanya
Saat aku melupakanmu
Saat aku lelah untuk bercinta denganmu
Aku menyesal kini

Seandainya,
Waktu itu aku hanya mencintaimu
Waktu itu aku balas smsmu
Waktu itu telpon-telponan denganmu
Waktu itu berdua denganmu
Aku tak menyesal seperti ini

Kini kamu meninggalkanku
Dengan caramu
Membuat mati hatiku
Dengan cara apa aku menebus kesalahanku
Dengan cara apa aku bisa menemuimu

Untuk Sahabat Sahabatku

Sahabatku,
Setahun sudah kita melewati hari-hari di tahun 2004 ini
Banyak yang sudah kita jalani
Tanpa maksud meminta mengulang keindahan dan kekelaman yang pernah kita jalani
Tapi aku hanya minta doa kita bersama
Semoga di tahun baru nanti kita bisa menjadi sahabat terbaik melebihi tahun kemarin
Semoga di tahun baru nanti kita bisa menjalani apa yang ada dengan pikiran jernih dan tanpa dusta

Sahabatku,
Bukan aku meminta kamu untuk mengerti apa yang telah aku lakukan
Tapi hanya memohon kamu untuk lebih tahu apa yang ada di hatiku
Aku hanya ingin menjadi sahabat terbaik untukmu
Semoga kamu mengerti
Di tahun baru nanti kita bisa lebih bersahabat lagi
Semoga di tahun baru nanti kita bakal lebih banyak mengerti akan persahabatan kita

Sahabatku,
Ingatlah kalau kita tanpa sahabat nggak akan bisa melewati hari-hari penuh keindahan
Ingatlah juga bahwa sahabat-sahabat kita di Aceh sedang mengalami bencana
Apa kita mesti dingatkan Tuhan melalui bencana untuk semakin mempererat persahabatan ini
Janganlah menunggu kalau kita sudah ikhlas bersahabat

Sahabatku,
Renungkanlah hari-hari indah dan kelam yang telah kita lewati
Semoga bisa jadi pelajaran untuk kita petik bersama
Sebelum fajar menyingsing
Sebelum senja menjelang
Terimalah ucapan Sslamat Tahun Baru dari sahabatmu ini...


Dedicated to : sahabat-sahabatku...happy new year bro!!! Keep on rockin


Aku Manusia yang Tak Cukup Dengan Satu Cinta

Terkadang aku berpikir, untuk apa cinta
Tapi aku kadang lelah dan ingin berlabuh
Aku butuh pelabuhan cinta untuk kapalku ini
Aku pun menemukan cinta untuk itu
Cintaku inilah yang membuat hari-hariku penuh warna
Di saat bersamaan aku menmukan cinta kembali
Sama dengan yang dulu tanpa ikatan
Aku pun menjalaninya dengan penuh perasaan
Dua cinta dalam hidupku
Di saat cinta ketiga datang akupun tak kuasa menolaknya
Akupun melabuhkan kapalku dalam tiga pelabuhan cinta
Ternyata aku manusia yang tak cukup dengan satu cinta...
Biarkan ini kujalani sampai aku bisa memilih satu diantaranya
Untuk pasangan hidupku nanti
Di saat nanti aku harus mencukupinya dengan satu cinta dan satu ikatan